Putus asa karena AdSense, Publisher ini kemudian menyadari sesuatu

Satu tahun aku menjadi publisher AdSense, dan pendapatan ku selama itu hanya Rp. 92.000 saja. Ya, benar. Hanya sembilan puluh dua ribu dalam satu tahun. Terakhir kali penghasilan AdSense sudah mencapai lebih dari 100$ USD, tapi tiba- tiba akun AdSense milik ku kena disable. Uang penghasilan pun hangus semua.

Jengkel bercampur sedih. Sampai- sampai aku nangis ketika itu. Bahkan, modal awal aku rela beli akun AdSense seharga 800 ribu an. Dan akhirnya, tanpa basa- basi, pihak Google melakukan banned. Sungguh miris sekali.

Sudah susah- susah membuat artikel yang banyak, visitor blog pun terbilang lumayan, tapi Cuma dapat penghasilan kurang dari 100 ribu dalam satu tahun. Itupun belum bisa ku ambil karena belum mencapai ambang batas.

Itulah kisah sedih ku yang paling tersedih tahun 2019 silam. Tampaknya, sekarang ini hanya mitos saja buat yang pengen punya penghasilan besar dari AdSense bagi seorang Publisher kecil seperti aku ini. Kalian pernah mengalami nya juga kah?.

Solusi dalam sebuah keputusasaan

Sekarang ini aku kerja sebagai karyawan biasa dengan gaji dibawah UMR. Cita- cita ku adalah bisa menghasilkan uang dari rumah. Aku target akhir 2019 aku bisa mewujudkan nya. Tapi apa daya, di akhir tahun, cita- cita itu lenyap.

Dari kebingungan yang aku alami, tiba- tiba ada iklan di beranda Facebook tentang Taxoyager. Sebuah program CPA (Cost Per Action). Aku masih gak paham pada waktu itu tentang CPA, atau bahkan Afiliate Marketing.

Akupun mencoba Googling dengan kata kunci “Taxoyager” buat mencari info lebih lanjut. Pandangan pertama mengenai Taxoyager atau Taxsia ini cukup menarik. Setelah 2 hari baca sana- sini, akhirnya pun aku agak paham dan mencoba peruntungan ku yang kedua.

Meskipun sebelum nya aku juga sempat ragu karena harus membayar biaya pendaftaran Rp. 20.000, tapi setelah ku pikir- pikir, aku tetap maju saja buat mendaftar. Alasan pertama, uang 20 ribu tidaklah terlalu besar. Bilapun tidak jadi sukses pun aku tidak terlalu rugi. Alasan kedua, yang gratis (seperti AdSense) belum tentu juga sukses. Lebih baik, daftar yang agak premium meski bayar sedikit gpp. Pikir ku begitu dulu.

Aku berharap di akhir tahun 2020 ini, cita- cita ku untuk bisa mendapatkan penghasilan dari Internet, dengan jumlah setidak nya setara dengan UMR bisa terwujud. Tapi, setelah 1 minggu bergabung, akhirnya aku menyadari satu hal yang penting dalam hidup ku.

Cita- cita yang menjadi kenyataan dalam satu minggu

Satu minggu setelah aku bergabung ke Taxoyager, aku pikir masih tidak ada harapan. Hingga akhirnya tiba- tiba aku mendapatkan SMS transfer dana dari Taxoyager sebesar 4,7 juta. Aku menggunakan BRI SMS, sehingga setiap kali ada transaksi di rekening ku, ada pemberitahuan melalui SMS.

Nangis bercampur gembira rasanya. Dan serasa pengen keluar dari pekerjaan ku yang sekarang dan fokus ke Taxoyager saja. Akhirnya cita- cita yang aku upayakan mati- matian di 2019 yang lalu, akhirnya terwujud hanya dalam 1 minggu. Aku langsung ambil air wudhu dan sholat, mengucapkan syukur sebesar- besar nya.

Kejadian ini terjadi pada tanggal 14 Januari 2020 yang lalu. Aku selalu ingat tanggal tersebut, yang menjadi salah satu hari terbahagia dalam hidup ku. Dalam hati, mengapa tidak dari dulu aku mengetahui tentang Taxoyager ini. Mengapa tidak dari dulu aku sadar bahwa sukses di AdSense itu peluang nya sangat kecil dan susah sekali terwujud.

Semua ada hikmah nya

Meskipun usaha ku untuk sukses di AdSense bisa dibilang gagal total, namun dari situ, aku bisa belajar tentang cara membuat artikel yang SEO friendly. Traffic awal yang lumayan, mungkin turut ambil andil juga dalam hal ini.

Begitulah sekilas kisah karir ku di AdSense. Akhirnya membawaku pada peluang baru yang tak terduga sama sekali (yaitu Taxoyager). Apakah ada diantara kalian yang mengalami hal yang sama seperti ku?. Ataukah ada yang memiliki pengalaman tentang Taxoyager atau Taxsia ini?. Beri komen dibawah ya.

Leave a Reply